google32297dfdc32c0789.html SCHOOL INDONESIA: Peninggalan Sejarah Kerajaan Bercorak Hindu di Indonesia ( 1 )

Wajib Anda Baca

Tuesday, 1 October 2013

Peninggalan Sejarah Kerajaan Bercorak Hindu di Indonesia ( 1 )

Tahukah anda dari mana asal nenek moyang bangsa Indonesia? Bagaimana
mereka mengenal agama? Marilah kita simak bagaimana asal ceritanya. Pada
mulanya, nenek moyang kita belum mengenal agama. Mereka menganut
kepercayaan animisme dan dinamisme. Keduanya tidak diketahui mana yang lebih
dulu ada. Animisme adalah kepercayaan pada roh-roh halus, sedangkan dinamisme
adalah kepercayaan pada benda-benda yang dianggap mempunyai kekuatan gaib.
Sampai akhirnya lahir agama Hindu dan Buddha. Agama Hindu-Buddha masuk
ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dari India dan Cina.
Agama Hindu mengenal adanya Tri Murti, yaitu Brahma sebagai pencipta
alam, Dewa Wisnu sebagai pemelihara alam, dan Dewa Syiwa sebagai perusak
alam. Kitab agama Hindu adalah Weda. Di dalam tata kehidupan, masyarakat
Hindu menganut tingkatan yang disebut kasta. Ada empat kasta, yaitu kasta
brahmana (kaum ahli agama), kasta ksatria (golongan raja dan bangsawan), kasta
waisya (pedagang), dan kasta sudra (rakyat biasa dan budak).
Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia dan peninggalan sejarahnya, antara lain
sebagai berikut.
1. Kerajaan Kutai
Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan ini berdiri
pada tahun 400 Masehi. Raja pertamanya adalah Kudungga, kemudian digantikan
Aswawarman. Raja terkenal dari Kutai adalah Mulawarman. Mulawarman
memuja Dewa Syiwa, maka ia beragama Hindu. Peninggalan Kerajaan Kutai adalah
Prasasti Kutai yang terpahat pada tiang batu yang disebut yupa yang ditemukan
di aliran Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Prasati tersebut ditulis dengan huruf
Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Prasasti tersebut menceritakan tentang Raja
Mulawarman yang baik budi. Pada masa pemerintahannya rakyat hidup sejahtera
dan makmur. Prasasti ini dibuat untuk memperingati Raja Mulawarman yang
telah menghadiahkan 20.000 ekor sapi pada Brahmana. Selain itu, peninggalan
sejarah dari Kutai yang lain adalah arca-arca yang terbuat dari perunggu dan emas.


2. Kerajaan Tarumanegara
Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di Jawa. Letaknya di
Bogor, Jawa Barat. Berdiri pada tahun 450 Masehi. Rajanya yang terkenal bernama
Purnawarman. 

Purnawarman memuja Dewa Wisnu, maka ia menganut agama
Hindu.Peninggalan sejarah berupa tujuh prasasti yang ditulis dalam bahasa Sanskerta
menggunakan huruf Pallawa, di antaranya Prasasti Ciaruteun (terdapat jejak telapak
kaki Purnawarman), Prasasti Kebon Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Muara Cianten,
Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, dan Prasasti Lebak. Peninggalan sejarah yang
lain adalah irigasi dari Sungai Gomati, arca Wisnu Cibuaya I dan II, dan arca Rajarsi.
Mata pencaharian sebagian besar penduduk adalah sebagai petani, peternak,
nelayan, dan pedagang. Raja Purnawarman berhasil membuat saluran air untuk
mengairi lahan pertanian dan mencegah banjir.

3. Kerajaan Mataram
Kerajaan Mataram terletak di daerah Yogyakarta. Raja yang pertama adalah Raja Sanna, kemudian digantikan oleh Raja Sanjaya. Kerajaan ini dikenal dari sebuah prasasti di desa Canggal, barat Magelang. Prasasti ini tertulis tahun 732 Masehi. Ditulis dengan huruf Pallawa dan dalam bahasa Sanskerta. Prasasti ini menceritakan tentang didirikannya sebuah lingga Syiwa di atas sebuah bukit di Kuncarakunja oleh Raja
Sanjaya. Wilayah kekuasaannya mencapai pulau Jawa dan Bali.

Untuk kerajaan-kerajaan bercorak Hindu lainya akan kami posting di lain kesempatan..OK semoga bermanfaat!!

No comments:

Post a Comment